1 fpendanaan, sarana dan prasarana organisasi, kepemimpinan, peningkatan sumber daya manusia, memperhatikan kesejahteraan para guru, dengan melakukan berbagai usaha. Kesungguhan pemimpin berdasarkan nilainilai keagamaan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas adalah ciri dari learning organization pondok pesantren yang patut dicontoh. TugasPokok dan Fungsi. 1. Direktur. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kayen mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang kesehatan dengan titik berat pada bidang pelayanan medis, pelayanan keperawatan dan penunjang medis. penyelenggaraan pelayanan medis . CONTOHURAIAN TUGAS DAN WEWENANG STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN DAGANG. 12/09/2012 08:03:00 PM Ahmad Musaddad Husain, bertanggung jawab penuh atas tugasnya untuk kepentingan perseroan dalam mencapai maksud dan -tujuannya Pesantren UII AROUND THE WORLD StrukturPengurus OPPM Putri dan Koordinator Gerakan Pramuka Gugusdepan 06.102 periode 2022-2023 Susunan pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Putri dan Koordinator Gerakan Pramuka Gugus depan 06.102 telah dibentuk. Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah (PPMDI) menggelar Haflatut Takhrij atau wisuda sekaligus Mahasiswaadalah seseorang yang belajar/ menuntut ilmu di perguruan tinggi tertentu dan masih terdaftar di perguruan tinggi tersebut. Dengan demikian mahasiswa merupakan kaum intelektual yang memiliki tanggungjawab sosial yang khas sebagai mana yang telah dirumuskan oleh Edward Shill. menurutnya kaum intelektual memiliki lima fungsi yakni STRUKTURKEPENGURUSAN IKATAN PELAJAR CINTA MASJID (IPCM) MAN 1 GARUT masa jihad 2021-2022 Membantu bendahara dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada bendahara. Divisi SDM . Menjaga dan membela citra organisasi dengan berperilaku terpuji. kRHVpyo. Pondok Pesantren Minhajul Haq diurus dan dikelola secara kolektif oleh beberapa Badan Pengurus yang terstruktur, sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Badan-badan pengurus tersebut bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen yang modern, efektif dan efisien tapi tetap berpijak pada bingkai visi dan misi dan landasan-landasan PESANTREN MINHAJUL HAQ. Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda Muslim yang berkualitas dan mencetak para ulama. Seperti halnya lembaga pendidikan lainnya, pesantren juga memiliki struktur organisasi yang berfungsi sebagai pengatur jalannya kegiatan di dalam pesantren. Struktur organisasi pesantren juga memiliki tugas-tugas tertentu yang harus dilaksanakan agar pesantren dapat berjalan dengan baik. Berikut adalah penjelasan mengenai struktur organisasi pesantren dan tugasnya. Pengasuh Pengasuh pesantren merupakan sosok yang sangat penting dalam pesantren. Pengasuh bertanggung jawab atas jalannya pesantren dan juga bertanggung jawab terhadap para santri yang berada di dalamnya. Pengasuh juga memiliki peran sebagai pembina rohani dan akhlak bagi para santri. Tugas pengasuh pesantren adalah memimpin dan mengatur jalannya pesantren secara keseluruhan. Pimpinan Pondok Pimpinan pondok merupakan orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan aset pesantren seperti gedung, tanah, dan fasilitas lainnya. Pimpinan pondok juga bertanggung jawab terhadap ketersediaan kebutuhan pokok para santri seperti makanan, minuman, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Tugas pimpinan pondok adalah mengatur dan mengelola segala kebutuhan fisik pesantren. Ketua Majelis Ulama Ketua majelis ulama merupakan orang yang bertanggung jawab atas pemberian pengajaran agama di pesantren. Ketua majelis ulama juga bertanggung jawab terhadap kualitas dan kuantitas pengajaran agama yang diberikan di pesantren. Tugas ketua majelis ulama adalah membimbing para santri dalam memahami ajaran agama secara benar dan menyeluruh. Ketua Yayasan Ketua yayasan merupakan orang yang bertanggung jawab atas keuangan pesantren. Ketua yayasan bertugas mengatur dan mengelola keuangan pesantren agar dapat berjalan dengan lancar dan terus berkembang. Ketua yayasan juga bertanggung jawab atas pengadaan dana untuk pembangunan dan pengembangan pesantren. Ketua Bidang Pendidikan Ketua bidang pendidikan merupakan orang yang bertanggung jawab atas pengembangan kurikulum dan pelaksanaan kegiatan pendidikan di pesantren. Ketua bidang pendidikan juga bertanggung jawab atas kualitas dan kuantitas lulusan pesantren. Tugas ketua bidang pendidikan adalah mengatur dan mengelola jalannya kegiatan pendidikan di pesantren. Ketua Bidang Kesehatan Ketua bidang kesehatan merupakan orang yang bertanggung jawab atas kesehatan para santri di pesantren. Ketua bidang kesehatan bertugas mengatur dan mengelola kesehatan para santri, termasuk dalam hal pengadaan obat-obatan dan pelayanan kesehatan lainnya. Tugas ketua bidang kesehatan adalah memastikan bahwa para santri selalu dalam keadaan sehat. Ketua Bidang Keamanan Ketua bidang keamanan merupakan orang yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di pesantren. Ketua bidang keamanan bertugas mengatur dan mengelola keamanan di dalam pesantren, termasuk dalam hal pengadaan alat-alat keamanan dan pengamanan lingkungan pesantren. Tugas ketua bidang keamanan adalah memastikan bahwa para santri selalu merasa aman dan nyaman di dalam pesantren. Ketua Bidang Olahraga Ketua bidang olahraga merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan olahraga di pesantren. Ketua bidang olahraga bertugas mengatur dan mengelola kegiatan olahraga yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas olahraga dan pelaksanaan kegiatan olahraga yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang olahraga adalah memastikan bahwa para santri selalu sehat dan bugar. Ketua Bidang Seni dan Budaya Ketua bidang seni dan budaya merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan seni dan budaya di pesantren. Ketua bidang seni dan budaya bertugas mengatur dan mengelola kegiatan seni dan budaya yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas seni dan budaya serta pelaksanaan kegiatan seni dan budaya yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang seni dan budaya adalah memastikan bahwa para santri memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang seni dan budaya. Ketua Bidang Pengembangan Diri Ketua bidang pengembangan diri merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan pengembangan diri para santri di pesantren. Ketua bidang pengembangan diri bertugas mengatur dan mengelola kegiatan pengembangan diri yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas pengembangan diri serta pelaksanaan kegiatan pengembangan diri yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang pengembangan diri adalah memastikan bahwa para santri memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi kehidupan di masa depan. Ketua Bidang Kepemudaan Ketua bidang kepemudaan merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan kepemudaan di pesantren. Ketua bidang kepemudaan bertugas mengatur dan mengelola kegiatan kepemudaan yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas kepemudaan serta pelaksanaan kegiatan kepemudaan yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang kepemudaan adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk berkembang dan memiliki peran dalam masyarakat. Ketua Bidang Kepalangmerahan Ketua bidang kepalangmerahan merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan Palang Merah di pesantren. Ketua bidang kepalangmerahan bertugas mengatur dan mengelola kegiatan Palang Merah yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas Palang Merah serta pelaksanaan kegiatan Palang Merah yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang kepalangmerahan adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk berperan dalam membantu sesama. Ketua Bidang Kesenian Ketua bidang kesenian merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan kesenian di pesantren. Ketua bidang kesenian bertugas mengatur dan mengelola kegiatan kesenian yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas kesenian serta pelaksanaan kegiatan kesenian yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang kesenian adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang kesenian. Ketua Bidang Pemuda Muslimin Ketua bidang pemuda muslimin merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan pemuda muslimin di pesantren. Ketua bidang pemuda muslimin bertugas mengatur dan mengelola kegiatan pemuda muslimin yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas pemuda muslimin serta pelaksanaan kegiatan pemuda muslimin yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang pemuda muslimin adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri sebagai pemuda muslimin yang berkualitas. Ketua Bidang Pendidikan Islam Ketua bidang pendidikan Islam merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan pendidikan Islam di pesantren. Ketua bidang pendidikan Islam bertugas mengatur dan mengelola kegiatan pendidikan Islam yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas pendidikan Islam serta pelaksanaan kegiatan pendidikan Islam yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang pendidikan Islam adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk mempelajari ajaran Islam secara mendalam dan benar. Ketua Bidang Dakwah Ketua bidang dakwah merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan dakwah di pesantren. Ketua bidang dakwah bertugas mengatur dan mengelola kegiatan dakwah yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas dakwah serta pelaksanaan kegiatan dakwah yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang dakwah adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri sebagai pendakwah yang berkualitas. Ketua Bidang Kepariwisataan Ketua bidang kepariwisataan merupakan orang yang bertanggung jawab atas kegiatan pariwisata di pesantren. Ketua bidang kepariwisataan bertugas mengatur dan mengelola kegiatan pariwisata yang dilakukan di pesantren, termasuk dalam hal pengadaan fasilitas pariwisata serta pelaksanaan kegiatan pariwisata yang sesuai dengan aturan agama. Tugas ketua bidang kepariwisataan adalah memastikan bahwa para santri memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budaya di Struktur Yayasan Pondok Pesantren – Perlu diketahui bahwa hampir semua Pondok Pesantren di Indonesia berada di bawah naungan Yayasan Islam. Ada banyak Lembaga Yayasan yang menjadi penggerak Pondok memang punya peran penting dalam mengatur Pondok Pesantren, mulai dari menerapkan Peraturan, Biaya Pendaftaran, Infaq Pembangunan, Kesejahteraan penghuni Pondok Pesantren dan lain Yayasan Pondok PesantrenPembina YayasanPengawas YayasanPengurus YayasanDownload Struktur Organisasi Yayasan Ponpes KESIMPULANKemudian di dalam Yayasan itu sendiri nantinya terbagi menjadi beberapa jabatan dan anggota. Masing-masing jabatan nantinya punya tugas masing-masing. Untuk mengetahui jabatan tertinggi sampai terendah, kalian perlu melihat Struktur Yayasan Pondok ini kami sudah menyiapkan contoh Struktur Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah, Gontor, Darunnajah, Lirboyo lengkap dengan tugas setiap jabatan. Selain itu, kami juga bakal menjelaskan tugas dari setiap Jabatan di Yayasan Pondok atau Pondok Pesantren merupakan sebuah layanan pendidikan yang mengajarkan ilmu pengetahuan di bidang Akademik dan ilmu pengetahuan di bidang Agama. Pondok Pesantren bisa didirikan secara pribadi, mulai dari lokasi Tanah, biaya pembangunan dan untuk saat ini kebanyakan Pondok Pesantren di Indonesia memiliki Yayasan nya masing-masing. Memang apa tugas dari Yayasan Pesantren? Secara umum, Yayasan bertugas menjadi pengawas sekaligus pengelola Pondok Pesantren, khususnya dalam urusan Administrasi, Kebijakan dan lain arti lain, Yayasan menjadi pihak penentu mengenai peraturan Pondok Pesantren, besaran biaya registrasi, uang Pangkal dan lain sebagainya. Segala usulan dari pihak Pondok Pesantren tentang kebijakan tersebut, nantinya akan melalui proses Musyawarah dengan pihak perlu diketahui bahwa seperti hal nya Struktur Organisasi Remaja Masjid dan Struktur Organisasi di Pondok Pesantren, Lembaga Pengawas atau Yayasan Ponpes juga memiliki bagan Struktur keanggotaan Pendidikan Islam yang menaungi Pondok Pesantren Modern di Indonesia juga terbagi menjadi beberapa jabatan dimana masing-masing punya tugas nya sendiri-sendiri. Lalu untuk contoh bagan Struktur Organisasi Yayasan Ponpes kurang lebih seperti ini Pada contoh diatas bisa kalian lihat bahwa jabatan tertinggi dalam Struktur Organisasi Yayasan Ponpes adalah Ketua. Lalu di bawah nya ada Pengawas dan Pengurus baru di bawahnya ada pihak pengelola Pondok itu, untuk tugas dari para anggota Yayasan Pondok Pesantren menyesuaikan jabatan nya, kurang lebih sebagai berikut Pembina YayasanPada Struktur Yayasan Ponpes ada satu Jobdesk sebagai Pembina. Tugas ini dimiliki oleh para Ketua Yayasan dan para anggota Pembina Yayasan. Tugas nya, Pembina berhak mengangkat serta menurunkan jabatan Ketua Umum Yayasan. Selain itu, para Pembina juga berhak menentukan arah kebijakan Pondok Pesantren hingga memberikan legalisir pada semua kebijakan yang telah YayasanSelain Pembina, ada juga jabatan Pengawas Yayasan. Siapapun yang tergabung dalam kelompok jabatan ini nanti bakal bertugas mendampingi Pembina dalam hal memberikan masukan dan mengawasi kebijakan-kebijakan yang telah dibuat hingga mengawasi pelaksanaan program-program YayasanTerakhir, untuk para Pengurus Yayasan adalah mereka yang ditugaskan turun langsung ke Pondok Pesantren jika ada sesuatu hal yang diurus dengan pihak Yayasan Pondok Struktur Organisasi Yayasan Ponpes Untuk kalian yang mungkin sedang ditugaskan membuat Bagan Organisasi Yayasan Pondok Pesantren, kalian bisa mendownload contoh Struktur Yayasan Pondok Pesantren PDF dan Word berikut ini Setelah mendownload file, nantinya kalian tinggal mengisi nama pada setiap kolom jabatan. Pastikan kalian mencantumkan nama yang benar, termasuk ketika menulis nama Gelar dan lain sebagainya. Selain itu, kalian juga bisa Edit sesuai kebutuhan Struktur Yayasan Pondok Pesantren, mengikuti Yayasan di Ponpes tempat kalian dalam bentuk Bagan seperti contoh yang kami sajikan diatas, Struktur Yayasan Pondok Pesantren juga bisa secara sederhana, contoh nya seperti gambar di bawah ini Jadi kalian hanya perlu menuliskan Jabatan, lalu daftar nama anggota nya siapa saja, tidak perlu repot-repot membuat Bagan, membuat garis tepi dan lain sebagainya. Jika menggunakan Struktur Organisasi ini, biasanya dicantumkan pada halaman ketiga atau keempat buku Raport Pondok Pesantren, Buku Pesantren dan lain adanya tampilan Struktur Yayasan yang seperti itu, kalian bisa lebih mudah dalam membuat Struktur Yayasan Pondok Pesantren, baik itu membuat lewat Komputer maupun tulis mungkin itu saja informasi yang bisa sajikan terkait contoh Struktur Yayasan Pondok Pesantren. Diatas kami sudah memberikan 2 dua contoh Struktur Organisasi, yaitu dalam bentuk Bagan dan dalam bentuk kalian yang mungkin sedang mendapat perintah membuat Bagan seperti diatas, kalian bisa download format Struktur Yayasan Ponpes dalam bentuk Word dan PDF melalui link diatas. Dengan begitu, kalian hanya perlu Edit-edit sedikit menyesuaikan data Yayasan Ponpes. Pengurus Pesantren dan tugasnya sebagai kepanjangan tangan kyai pengasuh pondok dalam membina dan mengorganisir kegiatan harian santri ponpes agar lebih terkoordinir secara rapi, disiplin dan berkelanjutan. Berikut struktur dan job deskripsi pengurus pesantren. TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB PENGURUS PESANTREN Daftar isi STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGAS-TUGASNYA Kepala / Ketua Pengurus Wakil Kepala Sekretaris Wakil Sekretaris Bendahara Wakil Bendahara Kegiatan Belajar Tarbiyah wat Ta’lim< Ubudiyah Ketertiban dan Keamanan Kebersihan Sarana Prasarana Olahraga dan Kesehatan Takmir Masjid Al-Madinah Humas Struktur organisasi di pesantren Al-Khoirot lapis kedua terdiri dari para pengurus harian yang tugasnya adalah sebagai tim pelaksana yang melaksanakan visi misi pendidikan yang cetak birunya telah dienvisi oleh Pengasuh dan Dewan Pengasuh. Baik yang berbentuk Tata Tertib Pesantren maupun aturan lanjutan di bawahnya. 1. Kepala / Ketua Pengurus Melengkapi dan mereshuffle merubah di tengah masa kepengurusan personalia pengurus dengan persetujuan pengasuh. Mengkoordinir penyusunan Pedoman tugas pengurus dan kalender kegiatan bersama sekretaris. Bersama sekretaris menyelenggarakan dan memimpin rapat Rapat program kerja. Rapat Pengurus Harian Rapat Koordinasi Rapat evaluasi kerja Rapat Luar biasa dan khusus. Menyelenggarakan Training organisasi pengurus. Bersama sekretaris menandatangai surat keluar. Bersama Bendahara menentukan anggaran belanja pondok. Membentuk dan mengesahkan kepanitiaan PHBI Pendaftaran dan Pembekalan Santri baru Penyuluhan kesehatan Lomba, dll. Bersama sekretaris mengangkat panitia penerimaan santri baru. Mengkoordinir pendelegasian pengurus. Undangan ke pesantren lain atau instansi pemerintah Iyadatul maridh menjenguk orang sakit. Acara lainnya…. Berkonsultasi dengan pengasuh dan dewan pengasuh. Melakukan kontrolling terhadap tugas-tugas pengurus. Memberikan motivasi dan apresiasi terhadap pengurus. Melakukan teguran kepada pengurus yang melanggar. Membuat laporan Pertanggung Jawaban LPJ 2. Wakil Kepala Mewakili kepala jika berhalangan dengan mengindahkan pertimbangan bersama dan ketentuan yang berlaku. Menentukan kebijaksanaan dan mengawasi pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya. Bertanggung jawab atas pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya 3. Sekretaris Tugas dan Wewenang Melengkapi dan memelihara ATK. Bersama ketua menyelenggarakan rapat dan mencatat hasil rapat. Melengkapi buku-buku administrasi pesantren dan kepengurusan. Buku Rapat Buku data personalia. Buku Induk Santri. Buku Pedoman program kerja pengurus Membuat dan melengkapi papan bagan organisasi. Jadwal harian, bulanan, dan pengajian kutubus Salaf. Mengatur keluar masuknya surat dan mencatat dalam buku agenda surat Mengonsep dan membuat surat menyurat yang dibutuhkan pondok. Bersama Ketua menandatangani surat keluar. Membuat buku agenda surat keluar dan masuk. Mengisi papan Pengumuman Melakukan sensus santri. Membuat Kartu Tanda Santri Mendokumentasikan arsip dan foto organisasi Bersama ketua membentuk Panitia Penerimaan pendaftaran santri baru dan melengkapi administrasinya. Membuat kwitansi pembayaran untuk santri baru. Mendata santri baru dan memasukkannya ke buku induk santri. 4. Wakil Sekretaris Tugas dan wewenang Mewakili sekretaris jika berhalangan dengan mengindahkan pertimbangan bersama dan ketentuan yang berlaku. Dalam kegiatan sehari-hari membantu sekretaris dalam mengatur jadwal kegiatan, menyiapkan dan membuat notulen rapat dan menertibkan surat-surat. 5. Bendahara Tugas dan wewenang Merencanakan dan mengatur serta menentukan kebijaksanaan mekanisme keuangan secara keseluruhan. Mengatur dan menentukan kebijaksanaan penggalian dana. Mengadakan pencatatan terhadap sirkulasi keuangan secara keseluruhan. Bertanggung jawab terhadap seluruh mekanisme keuangan Pondok Pesantren Al-Khoirot terhadap kepala. 6. Wakil Bendahara Tugas Membantu pelaksanaan tugas Bendahara, dan membagi tugas bersama bendahara. 7. Kegiatan Belajar Tarbiyah wat Ta’lim Membuat jadwal kegiatan belajar Melakukan koordinasi dengan pengurus Daerah terhadap pelaksanaan kegiatan belajar rutin, mingguan dan insidental. Melakukan kontrol terhadap pelaksanaan kegiatan belajar santri Melakukan pembinaan kemampuan baca Al-Qur’an dan Mu’allim Al-Qur’an Membuat jadwal pengajian, baik yang di ampu oleh Pengasuh dan Dewan Pengasuh atau yang di ampu oleh Asatidz Menyelenggarakan acara khitobah mingguan, bulanan dan diskusi ilmiah Menyelenggarakan kegiatan bahtsul masail diniyah Bersama bagian lain yang terkait melaksanakan pelatihan-pelatihan peningkatan kemampuan santri 8. Ubudiyah Melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap realisasi program sesuai dengan program seksinya. Melaksanakan program seksi ubudiyah yang telah ditetapkan. Bekerjasama dengan bagian ketertiban dan seluruh pengurus mempersilahkan santri melakukan sholat berjamaah Menjaga dan mengontrol santri selama masa pelaksanaan sholatber jamaah dan kegiatan ubudiyah lainnya. Menyusun piket kontrol santri pada masa kegiatan ubudiyah Melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pengalaman terhadap islam, seperti praktik sholat bekerja sama dengan bagian kegiatan belajar, praktik tajhiz jenasah, dll. Bersama Ta’mir Masjid menyusun jadwal Muaddzin, bilal Jum’at dan Imam Badal Bertang gungjawab terhadap kepala pengurus dan Pengasuh 9. Ketertiban dan Keamanan Mengkoordinir dan mengikutsertakan santri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Membuat tim patroli keamanan pondok. Membuat jadwal pengabsenan santri Membuka dan menutup gerbang pada waktu yang telah di tentukan. Menangani pemberlakuan jam malam. Ikut serta mengontrol ketertiban saat kegiatan berlangsung. Mengontrol dan mengadakan penyidangan serta memberi sanksi bagi santri yang melanggar peraturan yg berlaku. Menggeledah hp, alat pemutar music dan video mp3/mp4 dan senjata tajam. Mengadakan penggeledahan berkala Menjaga stabilitas menangani kegaduhan Menjadi mediator bagi santri yang bertikai. Membuat jadwal piket petugas Membuat Kartu Mahram Santri KMS Mengontrol dan memberi sanksi bagisantri yang melakukan pelanggaran. Menangani dan mengontrol perizinan santri Mengoperasi rambut panjang 10. Kebersihan Mengkoordinir dan mengikutsertakan santri dalam menjaga kebersihan. Membuat jadwal dan mengontrol piket kebersihan harian dan kerja bakti roan Mengkoordinir penertiban jemuran. Mengurusi pakaian yang jatuh berserakan. Mengontrol wadah-wadah kotor dan timbunan sampah pada setiap asrama dan lingkungan pondok. Memberi sanksi bagi santri yang melanggar peraturan kebersihan. Menilai kebersihan asrama dan daerah. Bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian Pondok Pesantren. Membuat jadwal piket dan memantaunya. Melengkapi peralatan kebersihan. Melengkapi dan memelihara alat2 kebersihan Sapu tempat sampah Bersama kesehatan memberikan penyuluhan kebersihan. Mempelajari dan melakukan manajemen pengelolaan sampah. 11. Sarana Prasarana Menangani bidang pengairan dan kelistrikan. Melengkapi dan memelihara serta mengatur inventaris pondok. Mendata barang-barang inventaris. Memberi label. Menangani penyimpanan barang-barang inventaris. Membuat tatatertib peminjaman barang-baranginventaris. Mendata keluar masuknya barang-barang inventaris. Melakukan reparasi. Menangani pengadaan mega phone dan salon pemanggilan. Membuat kotak saran. 12. Olahraga dan Kesehatan Melengkapi sarana dan prasarana kesehatan. Pengadaan kotak P3K danmengontrol kelengkapan isinya. Pengadaan peralatan kesehatan pondok. Termos Gelas Kasur Selimut, dll Melengkapi dan melayani kebutuhan santri terhadap obat-obatan. Melakukan kontrol kesehatansantri secara teratur. Operasi/pemeriksaan kuku. Mengkoordinir pelaksanaan posyandu remaja. Mendata dan mengurusi santri yang sakit. Merawat serta melayani kebutuhan santri yang sakit. Mengantar santri yang sakit ke tempat periksa berobat Membuat surat keterangan sakit bagi santri yang sakit untuk izin sekolah. Mendata santri yang pulang karena sakit. Mengadakan dan menjadwal aktifitas olahraga. Mengadakan penyuluhan kesehatan. Bekerjasama dengan bagian ketertiban dan keamanan membuat jadwal olahraga 13. Takmir Masjid Al-Madinah Memakmurkan mensejahterakan Masjid Menjaga dan memelihara inventaris Masjid Menjaga kebersihan Masjid Bekerjasama dengan bagian ubudiyah dan kebersihan menyusun jadwal menyapu Melengkapi kebutuhan Masjid, seperti karpet, listrik, sapu, sound system, vacuum cleaner,dll. Bersama bagian ubudiyah membuat jadwal muadzzin, bilal jum’at, imam badal. Mengumpulkan, menyimpan dan mengelola uang amal Masjid Melaporkan kegiatan dan keuangan Masjid kepada Pengasuh dan Kepala Pengurus 14. Humas Mengatur dan melaksanakan hubungan Pondok Pesantren dengan walisantri dan masyarakat umum Membina hubungan Pondok Pesantren dengan pesantren lain, instansi pemerintah dan lembaga sosial lainnya Merencanakan program kunjungan ke pesantren lain dan lembaga terkait, untuk study banding, dll

struktur organisasi pesantren dan tugasnya